Pages

Kamis, 10 Februari 2011

Jakarta Cirebon 2,5 jam saja

Rencana pembangunan jalan tol ruas Cikampek–Palimanan saat ini dinilai paling siap. Meski pembebasan lahan sering jadi penghambat dalam pembangunan jalan tol, ruas ini justru sudah mencapai 90 persen.

Menurut Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Ahmad Ghani Ghazali, jika ruas tol Cikampek-Palimanan sudah rampung maka akan tersambung jaringan di lintasan ini. Tol ini juga akan membuka akses lalulintas dari Kanci – Pejagan.

Pembangunan konstruksi untuk tol Cikampek – Palimanan akan dimulai pada tahun ini. Diharapkan pada tahun ini juga pembebasan lahannya bisa mencapau 100 persen. “Targetnya selesai Agustus 2011. Tapi nantinya akan tetap kami buatkan skedul lagi,” Ahmad Ghani menambahkan.

MAKAN WAKTU

Ghani memaparkan, pembangunan tol Cikampek–Palimanan tidak bisa dikerjakan satu seksi saja. Tapi harus menyeluruh sehingga memakan waktu yang lebih panjang.

“Permasalahannya datang dari perbankan, mereka baru akan mencairkan dana pembiayaannya kalau pembebasan tanah sudah beres semua,” ujarnya. “Karena itu kita mengharpakan semua bisa selesai sehingga tak ada masalah baik pembebasan lahan maupun pembiayaannya.”

Bila ruas tol Cikampek-Palimanan tersambung dengan jaringan tol yang kini sudah ada, maka akan memperpendek jarak tempuh perjalanan di kawasan pulau jawa, antara lain ke Cirebon maupun Jawa Tengah.

Jika perjalanan Jakarta-Cirebon saat ini memakan waktu tempuh sekitar berkisar 4 jam, maka bila ruas tol ini tersambung, waktu tempuhnya sekitar 2,5 jam saja. Ruas tol Cikampek-Palimanan yang berjarak 116 KM diperkirakan akan memakan biaya sekitar Rp6 triliun.(syam/sir)
s

Galery Produk Kami :