Setalah 20 hari hilang dibawa penculik,seorang anak akhirnya dapat berkumpul kembali dengan ibunya.Sang penculik ternyata ayah kandungnya sendiri dan berhasil diamankan petugas Rabu (19/1) dinihari.
Nurhidayah alias Adun,4,dibawa kabur oleh dua orang lelaki pengendara Vespa pada 30 Desember lalu.Saat itu korban sedang bermain di depan rumahnya di Jalan Mawar 4 no 28 Rt 2/12,Perumnas Klender,Jakarta Timur.
Adun Ternyata dibawa oleh ayahnya,Riza Santoso,yang sudah bercerai dengan ibu kandungnya,Dian Wulandari.Pernikahan mereka dikaruniai 3 orang anak.Ratna,10,dititipkan di panti asuhan,Rini,9,diasuh oleh neneknya di Jawa,dan Nurhidayah alias Adun diasuh sama ibunya. Riza mengaku nekat menculik Adun kerena kangen.
Selama di tangan ayahnya,korban diajak jalan-jalan ke Bogor.Setelah beberapa hari di Bogor,Riza yang penganguran ini kehabisan uang.Pria ini kemudian menitipkan Adun di panti asuhan Rawalumbu,Bekasi,Jawa Barat.Tak lupa pria inipun meninggalkan nomer handphonenya kepada petugas.
Petugas panti curiga karena ada pemberitaan di media soal kasus penculikan.Dia pun menghubungi Polres Jakarta Timur.Riza pun dijebak agar datang ke panti.Saat datang,diapun digelandang ke Polres Jakarta Timur.Sementara Adun sangat senang saat bertemu ibunya,tangis pun pecah antara ibu dan anak tersebut.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur,Kompol Dodi Rahmawan mengucapkan terima kasih kepada media yang telah memberitakan penculikan tersebut.“Berkat media,kasus ini cepat selesai,”ujarnya.Riza pun akan diproses untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
